Pembaca Setia

Ahad, 9 Mei 2010

BOLEHKAH MENDOAKAN KESEMBUHAN KEPADA NOM-MUSLIM?

Pertanyaan:
(diterjemah dan diedit oleh UK)



Assalamu'alaikum(soalan Oleh Cik Angi),

Teman saya mahu menziarahi kawannya yang nonmuslim.Apakah boleh mendo'akan dan mengucapkan kepada dia "Semoga Lekas Sembuh"?? seperti di firman Allah surat al-Mumtahanah : 8 dibolehkan utk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang2 (kafir) yang tidak memerangimu.

"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (Al-Mumtahanah : 8)

Mungkin menjenguknya boleh ya tapi,ucapan semoga lekas sembuhnya bagaimana?? Apakah pengucapan tersebut sama dengan mendo'akannya? ?

Jawapan(oleh Amri Nurwanto ) :

Wa'alaikumussalaam warahmatullaahi wabarakaaruh

Ukhti Angi yang insya Allah selalu dalam rahmat-Nya. Karena non muslimnya masih hidup tentu boleh mendo'akannya supaya lekas sembuh. Menjenguk orang Kafir dinilai makruh oleh sebagian ulama. Karena hal itu secara tidak langsung berarti penghormatan. Namun sebahagian ulama lainnya berpendapat bahwa menjenguk orang kafir boleh dilakukan apabila ada harapan agar dia (si sakit) masuk Islam.

Pendapat ini lebih dekat kepada tindakan Nabi saw. Anas bin Malik meriwayatkan, “Bahwasanya ada seorang anak muda Yahudi yang pernah menjadi pembantu Nabi saw. Dia sakit. Lalu Nabi saw datang menjenguknya. Kemudian beliau saw bersabda “Masuklah Islam!” Maka dia pun masuk Islam.

(Boleh mengajaknya masuk Islam dalam kesempatan yang sesuai - pendapat UK).Ukhti sudah datang menjenguknya ditambah lagi dengan perbuatan baik yang lain, misalnya mengambil minuman untuknya atau mengupas buah , dan lain-lain, itu sungguh luar biasa bagus, tunjukkan bahawa muslim itu baik.

Apalagi ditambah dengan do'a agar Allah memberi hidayah kepadanya. Seperti riwayat berikut ini:

Abu Hurairah berkata,’Aku mengajak ibuku agar memeluk Islam karena dia termasuk wanita musyrik. Ketika suatu hari aku mengajaknya, dia mengatakan tentang diri Rasulullah saw
sesuatu yang aku benci. Lalu aku menghadap Rasulullah saw sambil menangis dan berkata,’Wahai Rasulullah saw, aku telah menyeru ibuku agar memeluk Islam, tetapi dia enggan bahkan suatu hari dia mengatai-ngatai engkau yang aku tidak menyukainya. Oleh sebab itu berdoalah kepada Allah agar ibu mendapat petunjuk, lalu nabi saw berdoa, Allahummahdi umma abi hurairah- ya Allah berilah petunjuk ibu Abi Hurairah. Lalu aku keluar merasa gembira dengan doa Beliau’ saw.

Setelah Abu Hurairah pulang ke rumah kemudian ibunya menyambutnya dan mengucapkan dua kalimah syahadat. Abu Hurairah segera menemui rasulullah saw dan menceritakan tentang terijabahinya doa Rasulullah saw dengan Islamnya ibu Abu Hurairah (lihat lebih terperinci dalam hadits R. Muslim). Peristiwa ini semakin meyakinkan kita bahwa mendoakan orang kafir yang masih hidup agar kembali ke jalan yang benar merupakan amalan yang dicontohkan Rasulullah saw.

Demikian jawaban dari saya, Wallahu a'lam bisawab

Jazakummullah